PDK siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-30 Ditutup

PDK siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-30 Ditutup

Oct 18, 2019By admin SMATN

MAGELANG (KRJogja.com) - Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Mayjen TNI (Purn) Bambang Hermanto menutup rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (PDK) siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-30 di Balairung Pancasila SMA TN Magelang, Sabtu (12/10/2019). Dalam kesempatan ini Ketua YKPP juga menyerahkan piagam penghargaan kepada peraih nilai terbaik di masing-masing graha.

Di forum yang dihadiri MenPAN-RB Drs Syafruddin MSi maupun lainnya tersebut Ketua YKPP diantaranya mengatakan dengan berakhirnya masa PDK, bukan berarti tantangan dalam proses kegiatan belajar mengajar para siswa sudah selesai. Menghadapi era persaingan ketat globalisasi, para siswa harus giat dan tekun menimba ilmu agar memperoleh prestasi yang gemilang. Karena kunci kemenangan di dalam menghadapi persaingan global ini terletak pada kekuatan persatuan dan karakter bangsanya, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi kecintaan terhadap tanah air, bangsa dan negara.

 

Selain itu, setelah masa PDK berakhir yang ditandai dengan diperolehnya baret biru kebanggaan dan pakaian seragam pesiar yang dikenakan untuk pertama kalinya ini, diharapkan para siswa memiliki naluri dan sikap yang selalu siap menjaga kehormatan diri, kehormatan keluarga, kehormatan almamater dan kehormatan bangsa dan negara.

Kepala SMA TN Magelang Brigjen TNI (Purn) Soebagio S.IP dalam laporannya menyebutkan kegiatan PDK diikuti 420 siswa kelas X, terdiri 273 siswa putra dan 147 siswa putri. Materi kegiatan diantaranya orientasi sekolah dan kelembagaan, orientasi kehidupan berasrama dan cara belajar mandiri,orientasi pola kehidupan berdisiplin dan kepemimpinan, perkemahan Pramuka, pembinaan jasmani, penanaman mental kejuangan dan tradisi korps kehidupan siswa SMA TN. Juga napak tilas rute gerilya Penglima Besar Jenderal Sudirman dan tradisi pembaretan. Dari 420 peserta, dinyatakan lulus 420 siswa, belum mengikuti RPS 4 siswa.

M Nur Alamsyah, putra MenPAN-RB Komjen (Purn) Drs Syafruddin MSi memperoleh nilai terbaik dari Graha Elang 1, nilai terbaik untuk Graha Elang 1 diraih Jeconia Robin Sinaga, putra Agustin Halomoan Sinaga MSi dari Bandar Lampung. Nilai terbaik untuk Graha Elang 3 diraih Arya Krisna Fatahillah, putra Sukadi dari Bengkulu. Nilai terbaik untuk Graha Elang 4 diraih Achmad Kresna Alam, putra Saiful Alam SH SIM MH dari Lamongan.

Nilai terbaik untuk Graha Elang 5 diraih Alam Syauqi, putra Ponijo asal Kebumen. Nilai terbaik untuk Graha Elang 6 diraih David Rovel, putra George Royke Deksino dari Magelang. Nilai terbaik untuk Graha Elang 7 diraih Liston Bonaimura MS, putra Shilton Sawegu dari Sorong. Nilai terbaik untuk Graha Elang 8 diraih Raihan Aprilianto, putra AKBP Ary Nyoto Setiawan SIK MH dari Salatiga. Nilai tertinggi untuk Graha Cempaka 1 diraih Galuh Hanindia Gading, putri Isdarmoko MPd dari Bantul. Nilai tertinggi untuk Graha Cempaka 2 diraih Chizanatul Khusna, putri Purwanto dari Semarang. Dan nilai tertinggi untuk Graha Cempaka 3 diraih Syakhila Panda Kinasih, putri Pandu Pamungkas dari Aceh. (Tha) https://krjogja.com

Related post

1 komentar

  • USER

    21 Oct, 2019

    gg

    • USER

      21 Oct, 2019

      Jeconia Robin Sinaga asal Gresik,bukan Bandar Lampung *koreksi


Tinggalkan komentar

Top