Kisah Iptu Syarif Muhammad Fitriansyah (TN 17), Asisten Ajudan Presiden RI.

Kisah Iptu Syarif Muhammad Fitriansyah (TN 17), Asisten Ajudan Presiden RI.

Apr 02, 2019By admin SMATN

Hi!Pontianak - Kalian tentu udah pada tahu kan, kalau di samping Presiden Joko Widodo, ada pemuda asal Pontianak, yang selalu mendampingi beliau. Ajudan ganteng ini adalah Syarif Muhammad Fitriansyah.

Ian, panggilannya, lahir di Pontianak, 17 April 1991. Sedari kecil, ia telah dididik tegas dan mandiri oleh ibunda yang dulunya beprofesi sebagai Korp Wanita Angkatan Darat. Sosok ayah telah tiada sejak Ian remaja, menjadikan Ibu beserta kakak perempuannya, sebagai sosok yang luar biasa bagi Ian.

Ian dulunya bersekolah di SMP Negeri 3 Pontianak, masuk di SMA Taruna Nusantara melalui jalur beasiswa, dan ia berhasil mendapatkan penghargaan Bintang Garuda Tri Sakti Taruna Tama, yang merupakan siswa lulusan terbaik dari kebulatan tiga aspek, yakni akademik, kepribadian, dan kesamaptaan jasmani.

Lolos pada Akademi Kepolisian pada 2009, sebelumnya Ian pernah gagal dalam pendaftaran TNI Angkatan Laut dan Darat. Semangatnya tak pernah luntur sejak dahulu.

Tak hanya sampai di situ, perjalanannya hingga menjadi asisten ajudan Presiden, penuh cerita, lika-liku, suka dan duka. Banyak hal yang harus Ian lalui. Banyak tes yang harus dijalani, hingga pada April 2019, genap 3 tahun Ian menjadi asisten ajudan Presiden.

Rabu (13/3), Ian berbagi kisah inspiratifnya dengan generasi millenial di Pontianak. Ia juga mengajak dan mengenalkan kepada pemuda Kalbar, bahwa untuk menapaki prestasi di tingkat nasional, bukan sekedar impian. Bahkan bisa lebih.

"Saya ingin memperkenalkan, bahwasannya anak Kalbar itu bisa, anak Kalbar itu balak-balak (keren-keren), anak Kalbar itu pacak-pacak (hebat-hebat). Kite budak (anak) Kalbar jangan sampai kalah dengan pemuda luar Kalimantan,", tuturnya, di depan seluruh peserta Pemuda Inspiratif Kalbar. (hp8)

https://kumparan.com/hipontianak/sosok-ian-yang-sering-berada-di-samping-presiden-jokowi-1552534880521787723

Related post

0 komentar

  • No Comment

Tinggalkan komentar

Top