Belajar dari Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan (TN 5), Soedirman Kecil asal Borneo, Mengabdi di Talaud

Belajar dari Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan (TN 5), Soedirman Kecil asal Borneo, Mengabdi di Talaud

Nov 11, 2019By admin SMATN

CAHAYASIANG.COM 29/10/2019 Talaud – Bersahaja, jujur, tegas dan berani melawan siapapun yang merong-rong kedaulatan Negara menjadi ciri khas dari seorang pemimpin yang berprinsip bersih, transparan dan profesional. Tak begitu lama mengenalnya, hanya sepintas saat melakukan peliputan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1312/Talaud dimana tempatku bertugas sebagai Awak Media.

Dia adalah Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan, yang saat ini menjabat sebagai Dandim 1312/Talaud. Penampilannya begitu sederhana dan bersahabat, jauh dari kesan sangar untuk ukuran seorang yang memimpin Korps Berbaju Loreng seperti kesan kebanyakan orang didaerahku selama ini.

Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan, memulai karir sebagai prajurit TNI di Yonarmed 9 Kostrad di Purwakarta, Jawa Barat. Setelah itu karir dan prestasinya kian menanjak ketika ditempatkan di Makodam XII/Tanjungpura, Pontianak dan juga perna menjabat sebagai Danyonarmed 19/Bogani Dam XIII/Merdeka.

Pria kelahiran Sintang Kalimantan Barat ini, pada 41 tahun yang silam itu, ternyata juga pernah ditempa di Pusat Pendidikan Artileri Medan, Cimahi yang merupakan besutan dari Pahlawan Nasional Letnan Jendral Urip Sumohardjo.

“Mengabdi kepada Bangsa dan Negara di daerah Perbatasan, adalah sebuah kehormatan tak peduli diberi apresiasi atau tidak karena orang bekerja dengan hati, keringatnya tak akan perna menjadi sia sia, tak Peduli siapa yang akan menjadi Penggantimu, tapi pengabdian kepada Bangsa dan Negara adalah amanah yang tak boleh luntur hanya karena hal hal yang lain diluar pengabdian,” ujar Setiawan saat disentil Wartawan mengenai minimnya apresiasi publik bagi prajurit yang mengabdi di perbatasan saat bertolak menuju pulau Miangas menjemput kedatangan Panglima TNI Hadi Tjahjanto beberapa waktu yang lalu.

TNI di perbatasan menjadi guru


Ia memberikan warna yang lain sekaligus teladan yang berharga bagi kami jurnalis yang bertugas di pelosok negeri yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Filipina tentang integritas, kredibilitas dan komitmen.

“Wartawan itu harus memiliki jiwa Patriotisme, karena dengan itu arah tulisannya akan menjadi sumbangsi besar bagi Bangsa dan Negara, objektif dalam menilai orang lain serta berani membela rakyat yang lemah dengan menolak melakukan melakukan praktek yang menodai integritas, kredibilitas dan komitmen,” jarnya beberapa waktu yang lalu saat bersua usai Misa Malam di Gereja Katolik Santa Maria Ratu Damai Melonguane.

Figur Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan adalah sosok yang peduli terhadap Pendidikan, santun dalam berprilaku, tak berjarak dengan rakyat kecil membuatnya dikagumi dikalangan masyarakat yang ada di Bumi Porodisa (Talaud-Red).

Ia menyatakan bahwa disamping menjalankan tugas pokok sebagai prajurit TNI yang menjaga kedaulatan Negara di perbatasan antara Republik Indonesia dan Filipina kami selalu siap siaga untuk membantu dan melayani masyarakat, kalau kakekatnya TNI manunggal dengan rakyat seperti yang dilakukan oleh anggota kami di pulau Nanusa dan Miangas sbagai daerah terluar.

Kepedulian dalam mengembangkan dunia pendidikan juga dilakukannya, salah satunya adalah pemberian buku kepada para Siswa/siswi yang berprestasi dan tak mampu.

“Para adik siswa/siswi, belajarlah dengan baik, dan harus mempunyai cita -cita dari sekarang untuk menjaga NKRI yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud. Tujuannya adalah mengembangkan pendidikan serta mendorong sumber daya manusia sebagai generasi pembangunan yang ada di tanah Porodisa,” kata Setiawan saat beranjang sana memberikan bantuan buku kepada siswa/siswi yang ada di SDK Eben Heazer Melonguane, beberapa waktu yang lalu.

TNI di perbatasan menanamkan sikap patriotisme


“Saya bersama seluruh guru SDK Eben Heazer Melonguane dan juga dari orang tua murid yang ada menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Dandim 1312/Talaud dan Ibu Ketua Persit KCK Cabang LXVIII Dim 1312/Talaud yang telah meluangkan waktu datang berkunjung di Sekolah kami. Terimakasih telah memberikan bantuan Buku dan Alat tulis kepada Siswa/Siswi yang berprestasi, kiranya kegiatan yang dilaksanakan ini, dapat memberikan manfaat besar bagi semua peserta didik dan mendorong mereka untuk terus giat belajar, mengejar cita-citanya,” ucap Jeny Sawutu Kepala Sekolah SDK Eben Haezer Melonguane saat memberi sambutan dalam moment tersebut.

“Kipra sedemikian luhur harus diberi apresiasi karena ini adalah hari Sumpah Pemuda sebuah hari yang paling layak menulis kiprah teladan dari anak bangsa sebagai pemuda pertiwi yang mengabdi kepada Negara,” ujar Reynaldus Atapunang salah satu awak media yang bertugas di Talaud.

Dalam dialog terbatas dengan sesama jurnalis di perbatasan, Atapunang mengungkapkan bahwa sosok Letkol Arm. Gregorius Eka Setiawan adalah Sosok Soedirman kecil masa kini, yang lahir dari Tanah Borneo kemudian memudian mengemban amanah mengabdi di Talaud.

Seperti diketahui bahwa Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah sosok pemimpin yang tak pernah meninggalkan barisan. Ia bersedia menderita karena rakyat pada saat itu juga sedang merasakan nestapa. Nestapa karena berbagai ancaman yang melanda karena penjajahan. Daripada menyerah dan diasingkan, ia memilih gerilya di dusun dan pegunungan. Tidur di gubuk yang sama dengan pasukannya, makan dengan menu serupa dengan rakyatnya.
 
Soedirman manunggal dengan rakyat, ia tak berjarak dengan yang melarat. Arena memimpin adalah juga arena untuk menderita, bukan bermewah-mewah dengan harta. Ia memperjuangkan kemerdekaan dengan mempertaruhkan semua kemungkinan sebab kemerdekaan yang tak diperjuangkan, tidak akan pernah dimenangkan.

Generasi berikutnya seakan terlihat pada sosok Eka Setiawan yang kini harus melanjutkan pengabdiannya diluar daerah kami, karena informasi yang berhasil dirangkum Cahaya Siang (28/10/2019) bahwa beliau telah ditari ke Mabes TNI AD di Jakarta. Selamat menuju tempat yang baru, buatmu yang telah membenahi daerahku.Kau adalah Soedirman kecil, kehadiranmu adalah anugerah buat daerah kami, terima kasih atas semua jasa dan pengabdianmu, kelak akan kami ukir selalu sebagai dedikasi buat generasi agar tetap menjadi patriot Bangsa. (CS/Pemberian Manumbalang) cahayasiang.com/2019/10/29/belajar-dari-letkol-arm-gregorius-eka-setiawan-soedirman-kecil-asal-borneo-mengabdi-di-talaud

Related post

0 komentar

  • No Comment

Tinggalkan komentar

Top